Natuna akan terapkan karantina massal

Natuna akan terapkan karantina massal

Ranai, Natuna (ANTARA) – Bupati Natuna melalui siaran persnya menyampaikan agar seluruh kecamatan melakukan karantina secara massal dan menindak tegas warga yang  tidak menggunakan masker saat beraktivitas  di luar rumah.

“Seluruh Camat diperintahkan  supaya melakukan karantina massal di masing-masing desa mengingat penyebaran COVID-19 setiap hari semakin mengkhawatirkan,”  kata Bupati Natuna Hamid Rizal melalui siaran persnya, Senin.

Permintaan itu disampaikan Bupati Natuna, Hamid Rizal saat memimpin Rapat Koordinasi bersama Tim Gugus Tugas Penanganan COVID -19 Kabupaten Natuna yang dilaksanakan di Gedung Daerah (Rumah Dinas Bupati), Jalan Batu Sisir, Kecamatan Bunguran Timur, Ranai, Natuna ,Sabtu (18/4) malam.

Selain itu, keterangan pers tersebut juga menyebutkan Bupati Natuna meminta kepada Satgas COVID – 19 untuk bertindak lebih tegas agar Natuna tetap aman dan terhindar dari COVID-19.

“Bupati Natuna juga meminta untuk memberikan shock terapi kepada masyarakat, agar selalu mengenakan alat pelindung diri (APD) seperti masker, terutama saat beraktifitas diluar rumah,” sebagaimana yang tertulis dalam siaran pers tersebut.

Selanjutnya, diketahui pula rapat koordinasi satgas tersebut juga membahas soal pencegahan dan penanganan Corona Virus Disaese 2019 (Covid-19) di Kabupaten Natuna, terutama saat menjelang dan masuknya Bulan Suci Ramadhan 1441 Hijriyah (2020).

Dalam rapat tersebut Tim Gugus Tugas menyepakati untuk segera mengundang pihak Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan para Imam Masjid di Kabupaten Natuna guna memberikan sosialisasi agar tidak melaksanakan sholat berjamaah di Masjid maupun surau atau mushola.

Sementara, Hamid Rizal juga menyampaikan bahwa kapal cargo seperti Sabuk Nusantara milik PELNI tetap diperbolehkan beroperasi dengan catatan hanya membawa logistik seperti kebutuhan sembilan bahan pokok (sembako), dan bukan penumpang.

Keputusan itu diambil guna membatasi keluar masuknya orang dari luar daerah Natuna, dalam rangka memutus mata rantai penyebaran virus corona.

Selanjutnya, juru bicara satgas COVID – 19 Kabupaten Natuna, Hikmat saat dikonfirmasi ANTARA menjelaskan maksud Bupati Natuna meminta agar adanya tindakan tegas atau “shock terapi” serta “Karantina massal” yang dimaksud sebagai langkah antisipasi.

Artinya memberikan peringatan yang sedikit keras kepada mereka yang tidak memakai Masker,” kata Hikmat.